Tampilkan postingan dengan label Email Opt-in. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Email Opt-in. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Maret 2011

Membuat Email, Memilih Format Email, dan Melakukan Personalisasi

Untuk membuat email newsletter di Getresponse, Anda bisa ikuti langkah berikut ini.
Pada tab messages, pilih create newsletter untuk membuat newsletter.

Atau pilih “create follow up” untuk membuat email follow up.

Kemudian Anda bisa pilih format HTML atau plain text. Misalnya di sini saya pilih plain text, maka saya klik “Plain text”.

Lalu masukkan judul. Anda juga bisa lakukan personalisasi dengan mengklik personalisasi, dengan memilih salah satu dari kode berikut:
• [[name]] – nama lengkap
• [[firstname]] – nama depan
• [[lastname]] – nama belakang

Anda klik yang Anda pilih, sehingga menjadi seperti berikut ini.

Lalu masukkan isi email pada kotak yang tersedia. Anda juga bisa lakukan personalisasi di sana.

Sehingga menjadi seperti ini misalnya.

Jika sudah klik tombol next step di bagian bawah.

Nah di sini Anda bisa pilih daftar kontaknya.

Lalu klik kembali “next step”

Dan selanjutnya Anda tinggal pilih waktu pengirimannya (untuk newsletter). Apakah Anda jadwalkan untuk beberapa jam mendatang atau akan dikirimkan saat ini juga.
Sementara untuk email follow up, pengaturan email bisa dilakukan pada saat merancang email follow up.

Anda bisa atur hari pengirimannya pada kotak yang tersedia. Bila Anda isi 0, berarti email akan langsung dikirim begitu subscriber mendaftar. Bila diisi angka 2, maka akan dikirim otomatis dua hari setelah subscriber mendaftar.
READ MORE - Membuat Email, Memilih Format Email, dan Melakukan Personalisasi

Memilih Single Opt-in atau Double Opt-in di Getresponse

Ketika Anda menggunakan getresponse dan bermaksud untuk memilih antara single opt-in atau double opt-in, Anda bisa ikuti langkah-langkah berikut ini.
Silakan login ke getresponse.

Kemudian buka http://www.getresponse.com/campaign_settings.html atau klik pada tombol di setting.

Kemudian klik kontak setting.

Kemudian pada opt-in setting, Anda beri centang untuk memilih double opt-in. Tentu juga Anda perlu siapkan juga url halaman konfirmasi.

Bila tidak Anda centang, maka berarti Anda pilih single opt-in.
READ MORE - Memilih Single Opt-in atau Double Opt-in di Getresponse

Alat Yang Tepat Untuk Email Marketing

Dalam rangka meningkatkan ekspansi usaha dengan email marketing Anda membutuhkan alat yang dapat membantu berbagai pekerjaan tersebut. Alat Bantu tersebut bisa Anda dapatkan berupa layanan manajemen email marketing atau dapat juga Anda membeli software-nya.

Dua pilihan tersebut cenderung memiliki kelebihan dan kekurangan. Menyewa layanan sangat cocok untuk permulaan dan bisnis yang tidak begitu besar (masih dalam hitungan ribuan). Dengan menyewa layanan email marketing Anda dapat menghemat waktu, pikiran, tenaga, dan tentu saja harga yang dibayar tidak terlalu besar. Selain itu, dengan membeli layanan, Anda tidak memerlukan berbagai teknik keahlian seperti instalasi dan pengoperasian software.

Namun ketika usaha Anda memerlukan penanganan subscriber yang sangat besar, misalnya puluhan ribu, menggunakan layanan akan sangat mahal harganya. Karena layanan biasanya didasarkan pada paket jumlah subscriber. Oleh karena itu, Anda lebih baik membeli software sebagai alat bantu email marketing.

Banyak hal yang harus Anda perhatikan ketika akan membeli software email marketing. Selain tentunya Anda harus memilih software yang harganya terjangkau, Anda juga harus meneliti fitur-fitur yang terdapat pada software tersebut. Di bawah ini, beberapa aspek yang dapat Anda gunakan sebagai bahan pertimbangan, untuk mengukur bagus dan tidaknya software yang Anda beli.

1. Subscriber Handling

Jumlah subscriber yang bisa ditangani software bervariasi. Ada software yang hanya diperuntukan untuk menangani di bawah 1000 subscriber, ada juga yang dirancang untuk heavy duty. Bergantung dari harga yang ditawarkan.

Pilihan yang paling tepat adalah dengan mengukur ekspektasi usaha Anda. Berapa besar subscriber yang Anda dapat prediksikan. Dengan begitu, Anda tidak over budgeting. Sebaliknya juga jangan membeli yang hanya untuk saat itu juga. Rencanakan pengembangan subscriber untuk dua atau tiga tahun ke depan. Jangan sampai Anda membeli software yang terlalu minim. Karena akan terjadi overload pada pengoperasiannya.

Namun ada pilihan yang cenderung aman. Dimana ada vendor software yang menyediakan produk secara bertahap. Mula-mula Anda bisa membeli paket mini, dan kemudian Anda bisa meng-upgrade-nya pada saat usaha Anda berkembang dengan peningkatan jumlah subscriber. Pertimbangkan baik-baik dan sesuaikan dengan budget Anda.

2. Integrasi

Untuk menangani email marketing, Anda tentu memiliki database subscriber. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui apakah software yang Anda beli dapat diintegrasikan dengan system database yang telah Anda miliki.

Hal ini penting, karena apabila Anda membeli software yang tidak dapat diintegrasikan dengan database yang ada, budget Anda akan tersedot untuk membeli system database baru yang kompatibel dengan software yang Anda beli. Selain tentu akan menghamburkan waktu percuma.

3. Versi Trial

Vendor software yang baik akan memberikan versi trial atau evaluation copy, untuk dicoba calon konsumennya. Oleh karena itu, Anda harus memilih software yang menyediakan versi ini, agar Anda dapat leluasa mengetes kehandalan software tersebut terlebih dahulu. Jangan sampai Anda seperti membeli kucing dalam karung.

4. Mudah Diimplementasikan

Ketika Anda bermaksud menjalankan email marketing, yang Anda inginkan tentu saja mendapatkan hasil secepat mungkin. Dengan menggunakan software Anda mengharapkan kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan. Oleh karena itu, apa jadinya apabila Anda membeli software yang rumit cara implementasinya. Itu akan mengecewakan Anda.
Oleh karena itu, pilihlah software yang memiliki cara implementasi yang mudah. Baik cara setup maupun pengintegrasian dengan database yang Anda miliki. Dengan begitu, Anda dapat menjalankan email marketing secepat mungkin setelah software tersebut Anda beli.

5. After Sales Service

Anda akan sangat membutuhkan bantuan, ketika instalasi maupun mengoperasikan software yang Anda beli. Pastikan software Anda dilengkapi jaminan layanan purna jual yang baik. Baik berupa layanan konsultasi, maupun layanan teknis lainnya yang Anda perlukan.
READ MORE - Alat Yang Tepat Untuk Email Marketing
Mengapa Anda Perlu Mengotomatiskan Email Marketing Anda

Ketika Anda berpikir untuk menjalankan email marketing, yang harus Anda lakukan adalah berbagai pekerjaan yang sangat menyita waktu, pikiran dan tenaga. Belum sampai pada bagaimana caranya agar email marketing Anda mendapatkan respon positif dari subscriber, Anda telah kehabisan tenaga duluan.

Namun jangan berkecil hati, saat ini banyak software yang bisa Anda gunakan untuk otomatisasi email marketing. Atau Anda membeli layanan yang dapat membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan dalam email marketing tersebut.

Satu alasan paling utama mengapa Anda perlu mengotomatiskan email marketing adalah menghemat waktu, pikiran dan tenaga. Atau dengan kata lain efisiensi. Efisiensi tidak hanya diartikan sebagai hemat uang. Sebab, untuk apa Anda menghemat satu sumber daya berbentuk uang, namun Anda mengorbankan banyak sumber daya lain yang sangat dibutuhkan untuk pekerjaan lainnya.

Ketika Anda menyadari jumlah subscriber yang sangat banyak dan dengan karakteristik yang beragam, hampir mustahil Anda lakukan email marketing dengan cara manual. Mengapa begitu?

Seperti yang telah Anda ketahui, email marketing mengharuskan Anda untuk menyelesaikan banyak pekerjaan. Mulai dari mencari dan membangun list subscriber, merancang judul dan isi konten email, dan banyak pekerjaan lainnya, sampai menangani respon dari subscriber.

Dengan mengotomatiskan sebagian pekerjaan-pekerjaan tersebut, Anda dapat fokus terhadap pekerjaan merancang konten. Mulai penentuan judul, desain dan materi konten email marketing.

Dibawah ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang sangat menyita sumber daya, namun dapat diselesaikan dengan otomatisasi.

1. Auto Subscriber

Sebagaimana yang telah Anda pahami, pekerjaan mulai dari mengumpulkan sampai terbangunnya subscriber list bukan pekerjaan singkat apabila dilakukan secara manual. Kenyataannya, Anda harus menyimak berbagai form subscribe, merespon subscriber, melakukan verifikasi dan menyusun subscriber list.

Mudah saja Anda lakukan secara manual apabila subscriber yang Anda dapatkan hanya satu orang saja. Namun bukan itu yang Anda harapkan bukan? Anda melakukan email marketing tentu dengan harapan mendapat subscriber yang sangat banyak. Dan apabila harapan itu tercapai, Anda dihadapkan pada berbagai pekerjaan yang mustahil Anda lakukan secara manual. Jangankan sampai pada tersusunnya subscriber list, pekerjaan memverifikasi form subscribe saja mungkin tidak dapat Anda selesaikan dengan baik.

2. Auto Formatting

Banyaknya subscriber harus diartikan dengan banyaknya variasi selera. Belum lagi Anda memikirkan menciptakan isi email yang dipersonalisasi, Anda harus berpikir untuk membuat berbagai format email yang sesuai selera subscriber. Bayangkan apabila Anda harus membuat format email Text only untuk subscriber A,B,C,…., dan format HTML untuk subscriber A100, A101, A102,….., atau format lainnya untuk ribuan subscriber lainnya. Hampir mustahil untuk Anda lakukan secara manual.

3. Auto Sender and Responder

Ribuan subscribe telah Anda dapatkan. List telah Anda susun. Pekerjaan berikutnya adalah Anda harus mengirimkan email ke satu per satu alamat yang dimiliki subscriber. Setelah itu, Anda juga harus menerima dan membaca respon berupa email dari subscriber. Dan andapun harus membalas respon tersebut

Silahkan Anda lakukan secara manual, apabila Anda mampu dan jumlah subscriber tidak ribuan seperti itu. Namun apabila pekerjaan tersebut akan menghabiskan banyak waktu, pikiran dan tenaga Anda, sedangkan Anda sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan lain, maka auto sender dan responder akan sangat efisien untuk digunakan.

4. Auto Scheduling Delivery

Pekerjaan lainnya yang sangat penting adalah menyusun jadwal pengiriman email marketing. Apabila dilakukan secara otomatis dengan menggunakan software, penjadwalan dan eksekusi pengiriman akan berjalan dengan lancar.

Seperti yang telah Anda paham, setiap subscriber diidentifikasi memiliki perbedaan waktu pengiriman email marketing agar tepat sasaran. Belum lagi apabila Anda dihadapkan pada wilayah pengiriman lintas Negara yang memiliki perbedaan zona waktu.
Dengan melakukan otomatisasi, Anda akan mudah menyusun database untuk setiap subscriber dengan pemilahan waktu pengiriman yang berbeda. Pada saat yang telah ditentukan, email tersebut akan dikirimkan secara otomatis ke masing-masing subscriber, sesuai jadwal yang telah ditentukan.
READ MORE -

Mengapa Pengaturan Waktu Akan Mempengaruhi Respon Anda

Ketika Anda sedang terburu-buru berangkat ke kantor dan kesal karena terjebak kemacetan di jalan, apakah waktu tersebut Anda akan senang didatangi salesman di pinggir jalan yang menawarkan dagangannya? Dalam waktu sepersekian detik Anda pasti tahu jawabannya. Ya! Tentu saja tidak.

Waktu tersebut merupakan waktu yang sangat tidak tepat dipilih oleh salesman tersebut. Apabila atensi dan respon positif dari Anda yang salesman tersebut harapkan, maka dapat dipastikan mereka gagal total.

Trik yang tidak tepat dalam marketing offline tersebut juga berlaku dalam online marketing. Dimana, seperti yang telah Anda ketahui pada bahasan sebelumnya, ada saatnya yang tepat kapan Anda menyampaikan email marketing ke hadapan calon konsumen. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa pengaturan waktu akan mempengaruhi respon yang bisa Anda dapatkan?

Bahasan berikut ini dapat Anda pergunakan sebagai pertimbangan awal untuk lebih meyakinkan Anda akan pentingnya pengaturan waktu dalam email marketing.

Ketika seseorang dalam jam kerja, yang mereka lakukan adalah fokus terhadap pekerjaannya. Yang dapat membuat mereka senang adalah, menerima penawaran yang dapat membantu menyelesaikan tugasnya dalam pekerjaan tersebut. Oleh karena itu, apabila produk atau layanan yang Anda tawarkan bersangkutan dengan kebutuhan kerja, sebaiknya email marketing Anda kirimkan saat jam kerja

Mengapa waktu tersebut Anda pilih, dan mengapa calon konsumen lebih berpeluang untuk memberikan respon? Jawabannya adalah porsi perhatian. Mengatur waktu pengiriman email marketing, sama halnya dengan memilih saat, dimana calon konsumen memiliki porsi perhatian yang lebih terhadap jenis produk atau layanan yang Anda tawarkan dalam email tersebut.

Dengan begitu, calon konsumen dapat langsung mempertimbangkan untuk merespon email tersebut. Apabila produk atau layanan untuk kepentingan kantor Anda tawarkan saat calon konsumen menikmati liburannya, itu sama halnya menempatkan email Anda pada porsi perhatian calon konsumen yang sangat kurang bahkan mungkin tidak ada sama sekali.

Kemudian sebaliknya, ketika calon konsumen berada di rumah dan menikmati liburannya, mereka akan senang membuka email yang berisi penawaran kebutuhan keluarga. Mengapa begitu?

Jawabannya juga sama, yaitu fokus perhatian. Ketika berada di tengah-tengah keluarganya, yang menjadi fokus perhatian terbesarnya adalah kepentingan keluarga. Bahkan mungkin tidak ada sama sekali ruang pikirannya yang dialokasikan untuk keperluan kantor.

Oleh karena itu, apa yang akan terjadi apabila waktu itu Anda kirimi mereka email yang menawarkan kebutuhan kantor? Hampir mendekati sia-sia bukan?

Setelah memahami bahasan di atas, tentu Anda akan mudah menjawab pertanyaan berikut. Mengapa saat calon konsumen berada di rumah, akan sangat baik digunakan untuk mengirimkan email berisi penawaran asuransi pendidikan anak?

Ya! Anda benar! Karena saat itulah calon konsumen memiliki fokus perhatian yang sangat besar, bahkan hampir seluruhnya untuk kepentingan keluarganya. Tak ada waktu untuk memikirkan urusan pekerjaannya. Oleh karena itu, email Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk direspon calon konsumen tersebut.

Sebagai kesimpulan, perlu Anda ingat bahwa respon yang Anda harapkan dari setiap email yang Anda kirimkan, dapat dipengaruhi oleh waktu pengiriman email tersebut. Oleh karena itu, pertimbangkanlah secara seksama, kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan Anda kepada calon konsumen.

Jangan sampai, ketika weekend Anda menjejali inbox calon konsumen dengan penawaran produk keperluan kantor, karena saat itu, hampir dipastikan tidak ada sama sekali interest calon konsumen terhadap tugas kantornya. Sebaliknya, mereka akan sangat memperhatikan berbagai penawaran yang berkenaan dengan kepentingan pribadi dan keluarganya.

Mengirimkan email kepada calon konsumen ketika mereka tidak memiliki focus perhatian terhadap jenis produk atau layanan yang Anda tawarkan, sama halnya dengan menutup peluang terhadap email Anda untuk direspon calon konsumen. Sebaliknya, kemungkinan terbesar dan terburuk yang akan menimpa email Anda, adalah tidak akan dibaca sama sekali atau bahkan langsung dihapus. Dengan demikian, hilanglah satu potensi respon yang sangat Anda dambakan.
READ MORE - Mengapa Pengaturan Waktu Akan Mempengaruhi Respon Anda

Waktu Terbaik Mengirim Email Untuk Memaksimalkan Profit

Email seperti sebuah kotak surat pribadi Anda dirumah atau Anda lebih sering menyebutnya sebagai kotak pos. Nah tentunya Anda pasti senang bukan jika ternyata kotak pos Anda berisi sebuah surat kiriman dari orang lain? Ya Anda pasti berpikir “Wah surat baru nih.. dari siapa ya…? Apa ya kira-kira isinya…?” dan tentunya Anda pasti segera membuka isi dari surat tersebut.

Namun apa yang terjadi jika ternyata surat yang Anda buka sama isinya dengan surat yang Anda terima pada hari kemarin dimana berisi tawaran promosi sebuah produk dengan harga yang murah. Tentu saja Anda kan kesal bukan dengan surat seperti ini? Apa alasannya mereka mengirimkan surat yang sama hingga berkali-kali ke rumah Anda jika tidak untuk memaksa Anda untuk membeli produk yang mereka tawarkan? Ya, mungkin itu yang ada di pikiran Anda setelah Anda membuka surat yang sama selama berkali-kali.

Kejadian seperti ini sama persis dengan kotak surat Anda yang online yaitu email, bahkan pada email biasanya akan cenderung lebih parah. Jika pada kotak surat Anda, Anda dikirimi surat yang sama sekitar 2 hari sekali, pada kotak email Anda bisa dikirimi surat hingga berkali-kali dalam sehari yang tentunya ini akan membuat Anda marah besar dan kesal terhadap pemilik email pengirim tersebut. Sehingga pada akhirnya Anda mem-blacklist pengirim email tersebut dan tidak mau menerima email apapun dari pengirim tersebut.

Nah, jika seandainya penerima email tersebut adalah orang lain dan pengirim email tersebut adalah Anda yang justru ingin memberikan informasi terbaik pada calon pembeli Anda, bagaimanakah perasaan Anda? Tentu saja Anda akan merasa kecewa karena tidak disukai dan dibenci oleh calon pembeli Anda bukan? Nah, perlu Anda ketahui kesalahan vital yang cukup sering dilakukan oleh pebisnis online yang menggunakan email marketing adalah mereka mengirimkan informasi tidak tepat pada waktunya.

Anda tidak akan pernah tahu apakah penerima email tersebut memiliki mood yang sedang baik ataukah sebaliknya justru sedang jengkel. Salah mengirimkan informasi pada hari yang tidak tepat bisa merusak segala usaha yang Anda lakukan selama ini untuk mendekati calon pembeli Anda tersebut. Lalu bagaimanakah agar Anda bisa mengirimkan email pada waktu yang tepat? Bukankah Anda tidak mengetahui kapan sang penerima email benar-benar memiliki mood yang baik?

Mood itu hanyalah sebuah teori dalam pengiriman email, dan memang benar Anda tidak akan bisa mengetahui kapankah sang penerima email tersebut memiliki mood yang baik. Namun Anda bisa melakukan satu hal yang masih bisa diterima oleh calon pembeli Anda tersebut, yaitu mengirimkan email secara berjangka. Mengirimkan email secara berjangka ini adalah dimana Anda mengirimkan sebuah informasi email tidak lebih dari 3-4 hari sekali. Ya jangka waktu yang cukup panjang ini akan memberikan kesempatan bagi calon pembeli Anda untuk memahami dan berpikir tentang informasi yang Anda berikan.

Lalu apakah hubungannya dengan mood calon pembeli?

Setiap orang pasti haus dengan yang namanya informasi apapun itu apalagi yang bersifat gratis dan mereka anggap berguna. Nah calon pembeli Anda mendapatkan email dari Anda karena memang mereka menginginkannya bukan? Ya, mereka mendaftar newsletter Anda untuk mendapatkan segala informasi penting dari Anda.

Nah, jika Anda mengirimkan informasi ini dalam jangka waktu yang dekat maka seolah-olah Anda mengirimkan informasi tanpa memberikan waktu bagi calon pembeli Anda untuk memahaminya. Ingat, calon pembeli Anda kebanyakan adalah orang yang awam, jadi Anda harus membuatnya memahami apa yang Anda sampaikan. Apabila Anda mengirimkan informasi ini dengan jarak yang sangat dekat seperti setiap hari, maka rata-rata calon pembeli Anda akan merasa bingung dan kemudian jenuh, sehingga tidak heran moodnya akan semakin buruk dan pada akhirnya memutuskan untuk berhenti menerima tulisan dari Anda.

Sedangkan apabila Anda memberikannya jangka waktu yang cukup antara 2-3 hari sebelum Anda mengirimkan informasi lagi kepadanya, maka ini akan membantu calon pembeli Anda untuk memahami tulisan Anda lebih baik sehingga ketika tulisan berikutnya Anda kirim, mereka tidak lagi bingung dan merasa informasi yang Anda berikan sangat berguna dan benar-benar mereka butuhkan. Ini bisa meningkatkan mood baik mereka terhadap Anda.

Aturan yang baik dalam pengiriman email agar menjadi lebih efektif dan sekaligus bisa memaksimalkan profit Anda adalah sebagai berikut :

1. Email ke-1 kirimkan saat mereka selesai mendaftar pada newsletter Anda.
2. Email ke-2 kirimkan dengan selisih 3-4 hari email sebelumnya (email ke-1) dikirim. Usahakan email ini berisi penjelasan lanjutan dari email sebelumnya atau berisi tips-tips yang bagus.
3. Email ke-3 …. Seterusnya kirimkan dengan selisih 3-4 hari dari email sebelumnya.
4. Email terakhir berikan langsung penawaran produk kepada calon pembeli Anda dimana mereka bisa membeli dengan harga yang jauh lebih murah jika mereka membeli produk itu sekarang.

Dengan menggunakan pola pengiriman email diatas, Anda bisa mendapatkan respon yang bagus dari calon pembeli Anda. Khususnya saat bagian penutupan (closing) yang berisi penawaran produk dengan harga yang special. Ini akan membuat sedikit paksaan bagi calon pembeli Anda untuk bisa mendapatkan produk yang Anda jual dengan harga yang miring, sehingga ini bisa memaksimalkan profit Anda.
READ MORE - Waktu Terbaik Mengirim Email Untuk Memaksimalkan Profit

Alat Pemformat Dan Tips Untuk Email Text

Email plain-text ini adalah email yang hanya terdiri dari teks saja dimana email jenis ini merupakan yang pertama kali digunakan untuk mengirim pesan email.

Email plain-text ini banyak digunakan oleh para pengguna internet mulai sejak email ini ada sampai dengan sekarang. Kemudahan dan kesederhanaan email plain-text ini membuatnya sangat disukai oleh kalangan pengguna internet secara umum.

Jika Anda masih bingung dan belum mengetahui bagaimana bentuk email plain–text itu, coba Anda buka account email Anda dan kemudian klik compose untuk menulis email.

Tuliskan beberapa kata saja yang Anda tujukan kepada keluarga, rekan atau sahabat Anda dan setelah selesai klik kirim atau send. Nah email yang baru saja Anda kirimkan tersebut adalah sebuah email plain-text, mengapa? Ya, karena Anda hanya mengisikan tulisan saja bukan pada email tersebut?

Lalu bagaimana dengan fasilitas attachment yang selalu ada di setiap layanan email seperti Yahoo! Mail, Gmail dan lain-lain? Bukankah attachment itu juga bisa disisipi file berupa gambar atau bahkan video juga?

Attachment adalah fasilitas email yang terletak diluar email itu sendiri jadi tidak menjadi satu bagian dengan emailnya. Masih bingung? Coba Anda perhatikan file attachment yang misalkan berupa gambar.

Apakah file tersebut ada di dalam badan email yang tergabung menjadi satu dengan tulisan yang akan Anda kirim? Pasti file tersebut terletak dibagian luar dari isi email itu bukan? Karena itu file attachment bukanlah bagian dari badan email melainkan berdiri sendiri.

Nah keunggulan utama dari email plain-text ini adalah filenya yang selalu berukuran sangat kecil sehingga ini akan sangat memudahkan Anda dalam mengirimkan email ke orang lain. Namun kekurangan dari email plain-text ini adalah pada sisi grafis dan daya tarik. Email plain-text ini benar-benar full hanya berisi dengan teks saja, jadi usahakan Anda untuk tidak mengirimkan email plain-text ini dalam jumlah kata yang sangat panjang (lebih dari 500 kata).

Nah untuk lebih jelasnya apa saja keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan email plain-text ini, bisa Anda lihat dibawah ini :

1. Biaya yang Murah

Tidak ada kata yang tepat bagi email plain-text ini selain biaya yang murah atau bahkan gratis. Ya Anda bisa membuat email plain-text Anda tanpa harus dibuatkan oleh orang lain

2. Pembuatan yang Mudah

Anda bisa mengetik? Berarti Anda sudah bisa untuk mulai menuliskan email plain-text Anda sendiri. Begitu mudahnya sampai Anda mungkin tidak perlu belajar untuk menuliskan email plain-text Anda sendiri.

3. Pengiriman yang Cepat

Filenya yang berukuran sangat kecil akan memudahkan Anda dalam urusan pengiriman email walaupun Anda sedang mengalami koneksi internet yang drop sekalipun.

4. Kualitas Email yang dikirim

Bisa dijamin email yang Anda kirimkan pada orang lain pasti sama isi dan kualitasnya dengan email yang diterima orang tersebut. Dengan kata lain Anda mendapatkan apa yang Anda lihat (What you see is What you get).

Nah seperti yang sudah Anda tahu sebelumnya, kelemahan dari email plain-text ini adalah dalam urusan grafis, jadi Anda perlu melakukan sesuatu agar email plain-text yang Anda kirimkan ini tidak dipandang sebelah mata oleh orang yang menerima email Anda. Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan email plain-text Anda, yaitu :

1. Buat paragraf

Agar tulisan Anda mudah dibaca dan tidak terkesan membingungkan, maka Anda harus membuat paragraf dimana setiap paragraf ini berisi sekitar 5-6 kalimat saja. Dengan membuat paragraf-paragraf pada tulisan Anda, maka setidaknya orang yang membuka email Anda masih ada kemauan untuk mencoba membacanya dan tentunya ini juga semakin meningkatkan peluang untuk menarik perhatian calon pembeli Anda.

2. Berikan kombinasi warna tulisan

Untuk menggantikan warna-warna cerah dari gambar yang tidak dimiliki oleh email plain-text Anda bisa menggunakan tulisan yang berwarna misalkan warna biru atau hijau untuk kata-kata yang penting. Warna cerah ini bisa memperjelas tulisan-tulisan penting Anda sehingga kemungkinan besar akan dibaca.

3. Buat tulisan yang singkat dan menarik

Anda mungkin bertanya mengapa harus membuat tulisan yang singkat dan menarik? Bukannya tulisan yang singkat dan jelas? Tulisan yang singkat dan jelas hampir dikatakan tidak ada, karena Anda tidak mungkin bukan menyingkat tulisan penting Anda sepanjang 1000 kata menjadi 50-100 kata yang sama jelasnya?

Selain itu tulisan yang singkat dan menarik akan membuat orang yang membacanya semakin penasaran dan ingin mengikuti arah yang Anda berikan kepadanya. Lalu kemana Anda akan mengarahkan pembaca tersebut? Silahkan Anda lihat tips dibawahnya.

4. Buat link keluar

Ya, dengan membuat link keluar yang mengarah pada website atau blog Anda yang berisi penjelasan rinci tentang sesuatu, maka Anda tidak akan repot-repot untuk menjelaskannya dengan kata-kata yang panjang atau bahkan berusaha menyisipkan gambar didalam email Anda tersebut. Proses ini akan menghemat waktu Anda dan juga meringankan halaman yang akan dibuka oleh penerima email tersebut karena tulisan yang cenderung singkat.
READ MORE - Alat Pemformat Dan Tips Untuk Email Text

Alat Pemformat Dan Tips Untuk Email HTML

Berbeda dengan email plain-text, email html ini adalah email yang didalamnya bukan hanya berisi kumpulan tulisan saja melainkan juga bisa berisi media-media lain seperti gambar-gambar, animasi atau bahkan video. Email html ini lebih memiliki daya tarik yang lebih bagus dari pada email plain-text.

Email html ini sering kali digunakan oleh perusahaan atau juga orang-orang yang bergerak dibidang media.

Bentuk email html ini kurang lebih sama dengan tampilan website yang sering Anda kunjungi di internet. Anda tentunya pernah bukan mengunjungi website? Ya, email html ini memang juga memiliki format yang sama seperti website yaitu format html. Format ini biasanya digunakan oleh halaman statis pada sebuah website. Halaman statis ini adalah halaman yang hanya murni berisi kode-kode html tanpa tambahan yang lain sehingga jika ingin mengedit halaman statis ini harus dilakukan langsung dari komputer Anda.

Namun saat ini website pada umumnya sudah menggunakan halaman yang dinamis yang bisa diedit secara online kapanpun admin mau mengeditnya. Halaman dinamis ini biasanya memiliki format php, jsp, asp dan lain sebagainya. Nah pada email html ini Anda seperti membuat halaman statis dari sebuah website yang kemudian setelah jadi, Anda kirimkan halaman tersebut ke email orang lain.

Langkah-langkah sederhana dalam pembuatan email html ini adalah sebagai berikut :

1. Silahkan Anda buka program editor untuk file html seperti Microsoft Frontpage atau yang lebih mudah dengan Macromedia Dreamweaver. Perlu Anda ketahui, untuk membuat email html ini Anda harus setidaknya mengetahui tentang kode-kode html

2. Silahkan Anda buat tampilan halaman Anda sesuai dengan keinginan Anda.

Bentuk email html yang paling menarik dan paling sering digunakan untuk promosi adalah dengan membagi dua halaman tersebut secara vertikal dimana halaman kiri Anda pergunakan untuk media dan halaman kanan Anda gunakan untuk tulisan-tulisan dan juga link yang menuju ke website Anda. Media yang bisa Anda masukkan pada bagian kiri ini seperti gambar logo perusahaan Anda, gambar yang mewakili tulisan Anda atau mungkin animasi.

3. Setelah Anda selesai membuat halaman Anda, sekarang simpan dengan nama sembarang asalkan berakhiran .htm, contohnya : promoemail.

4. Sekarang saatnya Anda untuk membuka software pengirim email seperti Outlook Express. Masuk ke bagian Create Email ? Insert ? Text from File dan kemudian cari halaman email yang baru Anda buat tadi. Dan sekarang tuliskan tujuan email Anda dan kirimkan email tersebut.

5. Selesai

Pembuatan email html ini sebenarnya mudah bagi mereka yang sudah mengenal tentang kode-kode html, namun jika Anda belum mengenal kode-kode ini Anda bisa meminta bantuan pada layanan pembuatan email html secara online. Biaya yang dikenakan untuk pembuatan email html ini tergantung dari permintaan tampilan yang Anda inginkan, semakin besar ukurannya semakin rumit tampilan yang Anda inginkan maka akan semakin mahal biaya yang akan dikenakan kepada Anda.

Banyak keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan menggunakan email html ini, diantaranya adalah :

1. Isi yang menarik

Dengan fasilitas berupa gambar, animasi atau video yang Anda masukkan pada email ini, akan membuat penampilan email Anda begitu berkelas dan tampak professional sehingga tidak heran penerima email akan cenderung lebih memperhatikan email Anda

2. Respon yang cenderung tinggi

Tampilan professional yang Anda sediakan untuk orang yang Anda kirimi itu akan memberikan respon yang sangat bagus dari penerima email, dimana mereka pasti ingin mengetahui isinya lebih lanjut dari email yang Anda kirimkan tersebut dengan mengklik link yang Anda sediakan didalamnya.

3. Branding

Dengan memberikan sebuah media dalam hal ini gambar logo pribadi dari perusahaan Anda sendiri, maka akan membuat email Anda mudah diingat oleh penerima email tersebut. Hal ini seperti branding yang ada di TV. Jika Anda sudah tahu kualitas produk dari suatu perusahaan maka Anda tidak akan ragu untuk membeli produknya walaupun produk tersebut berbeda jenisnya

Keuntungan seperti inilah yang sering kali menjadi pilihan dari perusahaan untuk menawarkan produk atau jasa yang mereka miliki kepada orang lain. Namun apakah email html tidak memiliki kekurangan dari email plain-text?

Email html justru memiliki kekurangan yang bisa dibilang cukup jelas bila dibandingkan dengan email plain-text, dan salah satunya adalah ukurannya yang cenderung membengkak yang tentunya membuat email ini membutuhkan waktu lama untuk dikirimkan. Bandingkan saja ukuran email html yang rata-rata berukuran 500KB dengan email plain-text yang berukuran kurang dari 10KB, tentu saja terlihat perbedaan yang jauh bukan dalam hal kecepatan pengiriman?

Selain itu email html yang memiliki banyak gambar atau media lainnya, rata-rata akan cenderung diblok oleh layanan dari penerima email, mengingat email html ini bisa disisipi oleh kode-kode yang tidak diinginkan seperti virus dan sejenisnya. Nah untuk bisa mengurangi kendala-kendala yang dihadapi oleh email html ini, ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan yaitu :

1. Gunakan gambar seperlunya

Seperti yang Anda tahu, gambar memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari pada teks, karena itu usahakanlah Anda memasukkan 1-2 gambar saja dalam sebuah email html. Selain itu pastikan gambar yang Anda masukkan berukuran kecil atau menengah agar ukuran email html Anda semakin kecil dan kemungkinan diblok oleh layanan email penerima juga akan berkurang.

2. Hilangkan media yang berat

Pernahkah Anda membuka sebuah media yang cukup berat seperti sebuah gambar yang berukuran sangat besar atau bahkan video? Tentunya Anda pasti harus menunggu waktu yang cukup lama bukan baru kemudian Anda bisa melihat keseluruhan isi dari media tersebut. Nah jangan membuat penerima email Anda menunggu waktu yang begitu lama hanya untuk melihat email yang Anda kirimkan, karena hasilnya adalah nihil atau dijamin orang tersebut akan segera menutup dan menghapus email Anda.

Anda harus menghilangkan media-media yang bersifat sangat berat ini dari email html Anda. Namun jika Anda memang harus menampilkannya untuk kejelasan, maka Anda bisa menggantikannya dengan link yang akan menggiring orang tersebut ke website yang berisi penjelasan video.

3. Cek email yang Anda kirim

Sering kali kejadian bahwa email html yang dikirimkan tidak sesuai dengan yang diterima (What you see isn’t what you get). Nah untuk mengatasi hal ini, cobalah Anda untuk mengirimkan email tersebut pada email Anda sendiri dan kemudian lihat hasilnya. Jika hasilnya belum sesuai harapan silahkan Anda edit kembali, namun jika hasilnya sudah sesuai dengan harapan Anda maka Anda bisa langsung mengirimkannya pada target Anda.
READ MORE - Alat Pemformat Dan Tips Untuk Email HTML

Perbedaan Format Teks dan Html

Dalam mengirimkan email Anda bisa menggunakan 2 cara yaitu dengan menggunakan Teks atau menggunakan format html seperti layaknya website. Mungkin format yang umumnya Anda kenal dan sering Anda pakai adalah format teks. Lalu bagaimana dengan format html? Anda pernah mengunjungi sebuah website bukan? Nah website-website yang ada diinternet rata-rata menggunakan format html. Format html pada email marketing ini hampir sama dengan yang ada di website.

Dulu email pertama kali dikirimkan pada tahun 1972 dan banyak pengguna internet saat itu yang menggunakan format yang umum yaitu berupa plain text atau teks. Penggunaan plain text untuk pengiriman email ini mendominasi dan bertahan sangat lama sampai dengan ditemukannya kode html dimana dengan menggunakan kode ini, Anda bisa memasukkan media lain seperti gambar ke dalam email yang Anda kirim. Keluarnya media html ini benar-benar menjadi favorit pengguna internet karena mereka bisa mengirimkan sesuatu dengan menyisipkan media tambahan berupa gambar.

Beberapa waktu memang email dengan menggunakan html sempat mendominasi karena keunikan dan keunggulan grafis yang dimilikinya, namun kemudian sebagian besar para pengguna internet mulai kembali ke metode lama yaitu menggunakan media plain text. Dan ternyata setelah diselidiki, kebanyakan dari pengguna internet tersebut mengirimkan email hanya untuk saling berhubungan dengan sesamanya saja seperti teman, kerabat, keluarga ataupun yang lainnya.

Mereka juga mulai menyadari bahwa menggunakan email html cenderung lebih berat dari pada menggunakan email plain text, padahal mereka hanya ingin bermaksud menyapa keluarga atau kerabat mereka saja. Namun di satu sisi tampaknya email html juga masih banyak dipakai oleh pengguna internet dan rata-rata pengguna internet itu adalah seorang pebisnis online yang mempromosikan sesuatu yang mereka jual.

Tahun demi tahun berlalu dan perkembangan teknologi email semakin canggih. Kini email sudah bisa mencakup segala media, mulai dari gambar, pewarnaan yang cerah, bentuk-bentuk tabel, sampai dengan animasi. Hal ini tentu saja mendapatkan tanggapan yang positif dari berbagai pengguna internet. Ada yang langsung mempraktekkannya untuk keperluan bisnis mereka dan ada juga yang hanya sekedar mencobanya untuk memamerkannya kepada keluarga, teman atau kerabat mereka.

Namun tidak lama kemudian, email html kembali mendapatkan kendala yang cukup berat. Selain email yang dikirimkan juga semakin berukuran besar dan berat, email html saat itu bisa disisipi oleh virus-virus yang membahayakan account email dari penggunanya. Banyak orang yang terkena kasus ini dan akibatnya mereka kembali lagi untuk menggunakan email plain text yang memang sangat sederhana dana hanya terdiri dari teks saja namun lebih aman untuk digunakan.

Tapi tidak beberapa lama kemudian permasalahan email html ini sudah berhasil diatasi dengan memberikan privasi perlindungan terhadap email pemilik. Kedua jenis email ini pun semakin cepat berkembang dan hingga sekarang, kedua jenis email ini masih tetap diminati baik yang canggih (email html) ataupun yang hanya berupa tulisan saja (email plain text). Nah untuk lebih jelasnya mengenai kedua perbedaan email ini, silahkan Anda simak beberapa ulasan berikut.

Pada email html keunggulan utamanya terletak pada sisi grafis yang mampu ditampilkan. Seringkali seorang pengguna hanya mengirimkan sebuah email yang berisi gambar dan sedikit tulisan saja sehingga akan menghemat tempat. Gambar yang diberikan oleh pengguna ini cukup mewakili dari apa yang perlu dijelaskan kepada penerima email. Sedangkan email plain-text memiliki keunggulan dari formatnya yang begitu sederhana yang hanya menggunakan teks saja sehingga akan memudahkan untuk dikirim kepada orang lain karena filenya yang cenderung berukuran sangat kecil.
Contoh email html dan email plain-text ini bisa Anda lihat dibawah :

Gambar a) adalah email HTML dalam bentuk penuh atau full
Gambar b) adalah email HTML jika dilihat secara offline
Gambar c) adalah email Plain-Text
Terlihat bahwa email html memang memiliki daya tarik yang jauh lebih menarik dari pada email plain-text. Lalu selain dari penampilan apakah email html juga mampu mengungguli email plain-text? Silahkan Anda lihat perbandingan antara email html dan email plain text berikut ini :

1. Biaya Pembuatan

Biaya pembuatan email html akan jauh lebih banyak dari pada email plain-text. Biaya pembuatan ini bukan hanya dari uang yang dibutuhkan, tetapi juga dari segi waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya. Dalam hal ini email plain-text lebih unggul dari pada email html

2. Kecepatan pengiriman

Email html mengandung banyak media grafis karena itu tidak heran jika ukurannya membesar dan cukup berat ketika dikirim. Sebaliknya email plain-text hanya berisi teks saja yang tentunya berukuran sangat kecil sehingga sangat mudah, ringan dan cepat dalam pengirimannya.

3. Kualitas saat dibaca Offline

Ada kalanya Anda perlu untuk menyimpan email Anda di komputer untuk dibaca-baca kembali nanti saat ada waktu luang. Nah jika Anda menyimpan email html, rata-rata komponen gambar ataupun media lainnya akan hilang sehingga tentu saja ini akan mengganggu Anda saat membacanya. Pada email plain-text tidak ada bagian yang hilang karena hanya berisi kumpulan teks saja.

4. Email yang diterima

Email html ketika dikirimkan ke email lain sering kali komponen didalamnya diblok oleh layanan email penerima, sehingga sering kali email yang didapatkan tidak bisa penuh sesuai dengan keinginan pengirim. Sedangkan email plain-text tidak akan mendapatkan blok dari layanan email penerima sehingga email bisa langsung dibaca.

5. Isi

Dari segi sisi email html memiliki kombinasi yang bagus antara penjelasan dan juga gambar yang mendukung sehingga penerima email bisa mengerti maksud dari sang pengirim. Sedangkan email plain-text hanya berisi penjelasan secara tertulis sehingga harus menjelaskan secara panjang kepada penerima email agar mereka bisa mengerti.

6. Respon rate

Tidak bisa dipungkiri lagi, rata-rata email html selalu mendapatkan respon yang baik dari penerimanya. Sang penerima email kemungkinan besar akan membuka link berupa gambar yang diberikan. Sedangkan email plain-text mendapatkan respon yang biasa-biasa saja. Jika isi email Anda tidak menarik maka apa yang Anda berikan di email plain-text tersebut tidak akan dikunjungi

7. Branding

Jika Anda adalah sebuah perusahaan baik besar atau berupa freelancer, Anda pasti membutuhkan branding untuk membuat Anda lebih mudah diingat. Email html menyediakan fasilitas untuk branding ini naik berupa gambar ataupun animasi sehingga penerima email akan lebih mudah mengingat Anda lain kali. Sedangkan email plain-text tidak memiliki fasilitas lain selain tulisan teks saja, sehingga ini akan membuatnya sulit untuk diingat kembali oleh para penerima email.

Email html dan Email plain-text memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, jadi gunakanlah kedua fasilitas email ini sesuai dengan kebutuhan Anda agar bisa lebih maksimal dalam melakukan promosi produk atau jasa yang Anda tawarkan.
READ MORE - Perbedaan Format Teks dan Html

Rahasia Format Yang Akan Meningkatkan Respon Email Dan Newsletter Anda!

Setelah Anda mengenal dan memahami cara-cara mendapatkan dan membangun list tujuan email (subscriber list), merancang konten email, dan menentukan subject line yang memukau, pemikiran berikutnya yang harus nada pertimbangkan adalah menentukan format email yang akan digunakan. Baik media yang digunakan berbentuk email saja ataupun newsletter.

Ada tiga format yang biasa digunakan dalam email marketing, yaitu, format text only, HTML dan MIME (Multipurpose Internet Mail Extention). Salah satunya boleh Anda pertimbangkan untuk digunakan pada email dan newsletter Anda. Yang jelas, yang benar-benar harus Anda pertimbangkan adalah format mana yang terbaik mendatangkan respon, sesuai tujuan dari email marketing tersebut.

Format text only dapat Anda gunakan pada tahapan awal email marketing. Apabila Anda menghendaki konten yang simple, dengan kekuatan Anda tekankan pada rangkaian kata atau kalimat, format text only lebih baik digunakan. Atau sebagai email permulaan yang dikirimkan sesaat setelah subscriber melakukan subscribe. Dengan konten seperti ucapan terima kasih atau selamat datang kepada subscriber, format text only yang terkesan ringan, sangat ideal untuk digunakan sebelum materi yang lebih dalam Anda sajikan.

Format HTML dapat Anda pertimbangkan ketika dalam konten telah Anda pertimbangkan untuk menyertakan hal-hal teknis dari materi promosi Anda. Ketika konten Anda lengkapi dengan sisipan gambar untuk lebih menjelaskan spesifikasi produk atau layanan yang Anda tawarkan, maka format HTML harus Anda pertimbangkan.

Pada dasarnya format HTML lebih memberikan kekuatan terhadap email yang Anda kirimkan. Selain dapat disertakan gambar dan grafis lain yang sangat menarik dan lebih memberikan nilai tambah terhadap penawaran Anda, format HTML juga lebih ringan dalam menyita bandwidth koneksi. Apabila subscriber memiliki koneksi internet yang lambat, maka format HTML masih dapat ditampilkan dan dibaca, dibandingkan format plain text.

Namun demikian yang harus tetap Anda perhatikan adalah selera subscriber. Agar mereka menyukai email atau newsletter Anda, tentu format yang Anda kirimkan juga harus sesuai dengan format yang mereka sukai. Berikan mereka pilihan saat mereka melakukan subscribe. Simpan pilihan dari masing-masing subscriber dalam database Anda, sebagai format yang akan digunakan setiap kali Anda mengirimkan email atau newsletter

Namun apabila Anda tidak memberikan pilihan kepada subscriber saat mereka subscribe, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan format MIME. MIME memberikan kemungkinan pesan ditampilkan dalam dua versi format yang dapat dipilih. Oleh karena itu disebut multi format. Ketika subscriber membuka email tersebut, mereka diberikan pilihan, apakah mau menggunakan plain text atau HTML.

Apabila dilihat dari kemungkinan pilihan yang diberikan, format MIME terkesan lebih fleksibel. Namun dengan membuat dua versi sekaligus, tentu Anda memerlukan sumber daya lebih dibandingkan dengan salah satu format text only atau HTML.

Dan sebagai pertimbangan, format MIME masih jarang digunakan oleh email marketer yang masih dalam tahap permulaan. Format MIME banyak digunakan oleh mereka-mereka yang telah siap mengeluarkan sumber daya yang lebih, seperti perusahaan-perusahaan besar yang telah memiliki alokasi budget yang besar.

Dari ketiga format di atas, Anda dapat memilih untuk menggunakan salah satunya, atau memilih variasi dari dua atau ketiganya dalam setiap tahapan email yang dikirimkan. Yang terpenting adalah, ketika tahap awal email marketing, harus Anda pastikan email tersebut dapat dibaca dan disukai subscriber. Sehingga peluang mereka memberikan respon akan lebih besar.

Namun, sekali lagi yang harus Anda camkan adalah, selalu minta pendapat mereka tentang apa yang mereka kehendaki. Apabila Anda ingin mengetahui selera mereka, kirimkan email dengan format variatif. Misalkan, pertama Anda kirim dengan plain text, kemudian email kedua Anda buat format HTML. Kemudian Anda mintai pendapat subscriber, format mana yang lebih mereka sukai. Dengan menggunakan format yang mereka sukai, email atau newsletter Anda lebih memiliki peluang untuk direspon subscriber.
READ MORE - Rahasia Format Yang Akan Meningkatkan Respon Email Dan Newsletter Anda!

Empat Judul Subjek Yang Terbukti Ampuh

Setiap pebisnis online pasti menginginkan hasil yang maksimal dimana produk ataupun jasa yang mereka tawarkan bisa diterima baik dan dibeli oleh para pelanggannya.

Metode yang digunakannya pun bervariasi dan sangat banyak, salah satunya adalah email marketing. Dengan menggunakan email marketing Anda bisa berhubungan lebih dalam dengan para calon pembeli Anda karena Anda menawarkannya secara langsung dan pribadi.

Nah, setiap orang termasuk Anda pasti ingin diperlakukan layaknya orang yang special dan khusus. Perlakuan special ini sering kali mendatangkan hubungan yang baik dan pada akhirnya terjalinlah kerja sama yang baik pula.

Hal ini juga sama dengan prinsip bisnis online, semakin dalam Anda berusaha mempelajari calon pembeli Anda maka semakin besar peluang Anda untuk membina hubungan baik dengan mereka. Dan semakin baik hubungan Anda dengan mereka akan menimbulkan kepercayaan yang tinggi dan tentu saja mereka akan semakin terbuka dalam menerima segala saran bahkan yang terbaik adalah penawaran Anda.

Pada email marketing, memperlakukan seorang calon pembeli Anda layaknya seorang yang sangat special atau bahkan seperti seorang raja, adalah hal yang wajib dilakukan jika Anda ingin segera mendapatkan keuntungan dari bisnis yang Anda jalani.

Ya Anda sudah tahu bukan keunggulan dari email marketing? Dengan email marketing, Anda seolah-olah langsung berbicara dengan mereka secara 4 mata saja sehingga bisnis yang Anda tawarkan lebih bersifat personal atau kepada orang-orang tertentu saja.
Namun, walaupun begitu salah satu kendala yang sering dihadapi pada email marketing ini adalah tidak adanya tanggapan dari email yang Anda kirimkan. Ada beberapa alasan mengapa email Anda tidak mendapatkan tanggapan, yaitu :

1. Email Anda tidak dibaca

Ini adalah kendala terbesar yang sering dihadapi jika Anda menggunakan media email marketing dalam mempromosikan produk atau jasa Anda. Sebagian besar orang akan menganggap bahwa kiriman email yang berasal dari seseorang yang tidak mereka kenal adalah sebuah SPAM, padahal pada kenyataannya mungkin dia mendaftar pada newsletter orang tersebut dan dia lupa. Dan hasilnya adalah email yang Anda kirimkan akan langsung dihapus tanpa dibaca terlebih dahulu isinya

2. Email Anda dibaca namun hanya sebagian

Email Anda sudah masuk ke dalam inbox dan malah sudah dibaca, namun biasanya email Anda hanya dibaca sekilas karena tulisan yang Anda kirimkan kepadanya kurang begitu menarik bagi sang pemilik email. Hasilnya email Anda akan segera dihapus. Kasus seperti ini bisa dibilang sudah maklum dan ini adalah bagian dari proses keberhasilan Anda menggunakan email marketing.

Tidak mungkin semua orang yang Anda kirimkan email pasti memberikan tanggapan. Biasanya orang yang memberikan tanggapan hanya sekitar 25% saja dan yang benar-benar serius untuk mengetahui lebih dalam (dan membeli tentunya) adalah sekitar 5-10% saja. Dan ini termasuk jumlah konversi yang cukup baik dimata para internet marketer professional.

Nah, dari 2 kendala diatas yang benar-benar menjadi permasalahan yang besar adalah kendala yang pertama yaitu tidak dibacanya email Anda. Bagaimana Anda bisa berharap apa yang Anda tawarkan bisa berjalan lancar jika email yang Anda kirimkan saja tidak dibaca? Nah permasalahan inilah yang harus Anda atasi saat ini. Permasalahan ini biasanya terjadi karena Anda mengirimkan email dengan judul yang sama sekali tidak menarik atau bahkan terkesan mengada-ada, sehingga tidak heran jika email yang Anda kirim langsung dihapus oleh pemilik email.

Untuk mengatasi hal ini Anda harus membuat sebuah subjek yang sangat menarik dan hamper tidak dapat ditolak oleh setiap orang untuk membuka dan melihat apa yang Anda kirimkan. Ada 4 judul jenis subjek yang terbukti sangat ampuh dan kemungkinan besar pasti akan dibuka oleh sang pemilik email, yaitu :

1. Email dengan subjek Gratisan

Coba Anda bayangkan jika tiba-tiba Anda dikirimi email yang berisi tentang cara memperoleh sebuah ebook gratis atau bahkan cara meraih uang secara gratis atau tanpa modal. Pasti Anda mau tidak mau akan membuka email ini bukan untuk melihat apakah isi dari email tersebut.

Ya, Anda bisa menggunakan cara ini misalkan dengan memberikan ebook gratis, video tutorial gratis yang masih berhubungan dengan apa yang Anda tawarkan kepada calon pembeli tersebut.

2. Email dengan subjek Diskon atau Potongan Harga

Mungkin Anda tidak menyangka bahwa potongan harga saat ini adalah salah satu yang paling dicari diinternet. Banyak pengguna internet sangat menyukai penawaran yang satu ini, karena rata-rata penawaran potongan harga hanya berlaku untuk beberapa saat saja dan hanya kepada orang-orang tertentu saja.

Gunakan cara ini untuk memberikan penawaran produk atau jasa yang Anda jual kepada mereka dengan memberikan jangka waktu tertentu sehingga ini akan membuat para calon pembeli Anda merasa mendapatkan sesuatu yang special dan terdorong untuk segera mengambil kesempatan itu.

3. Email dengan subjek berupa Rahasia

Rahasia adalah salah satu hal lain yang sangat disukai oleh rata-rata pengguna internet. Anda bisa memberikan rahasia yang hanya Anda ketahui kepada para calon pembeli Anda ini. Dengan membagikan rahasia baik dari sisi bisnis ataupun yang lainnya maka seolah-olah Anda sudah memberikan sesuatu yang special bagi mereka. Kebanyakan rahasia ini tidak bisa didapatkan secara mudah dan gratis di luaran sehingga subjek rahasia ini bisa menjadi salah satu yang paling ditunggu oleh pelanggan Anda.

4. Email dengan subjek berupa Hadiah

Anda bisa memberikan calon pelanggan Anda berupa hadiah khusus dari Anda Misalkan karena pelanggan sudah mau terus mengikuti newsletter Anda, maka Anda bisa memberikannya hadiah berupa ebook karangan Anda sendiri yang Anda rancang secara eksklusif dan tidak mungkin ditemukan diluar sana.

Dengan menggunakan ke 4 judul tersebut diatas, maka dijamin Anda akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari apa yang Anda lakukan sekarang melalui email marketing ini.
READ MORE - Empat Judul Subjek Yang Terbukti Ampuh

Cara Menulis Email Marketing Yang Menjual

Jaga Jumlah Karakter Anda Tetap Terkontrol

Setelah sebelumnya Anda telah mengetahui pentingnya untuk tetap pada subyek utama, kini Anda akan mempelajari tentang aturan penting lainnya dalam masalah pengiriman email. Aturan ini adalah menjaga jumlah karakter Anda.

Ketika Anda mengirimkan email kepada seseorang, Anda pasti ingin agar email tersebut dibaca bukan? Ya, apa tujuannya Anda mengirimkan sebuah email kepada orang tertentu jika orang tersebut sama sekali tidak membukanya atau membacanya? Sia-sia sudah usaha Anda.

Cukup banyak para internet marketer melakukan kesalahan dengan mengirimkan sebuah email penawaran layaknya brosur yang sangat panjang. Ya, percayakah Anda cukup banyak orang yang mengirimkan email penawaran begitu panjang dan bahkan tulisannya pun sangat tidak rapi atau bertumpuk. Menurut Anda apakah email seperti ini akan dibaca oleh orang tersebut?

Mendekati 100% pasti email tersebut tidak akan dibaca oleh penerimanya. Yang ada malah penerima email pasti akan sangat kesal atas kiriman email tersebut yang terkesan tidak menghormati mereka. Hasilnya, ketika lain kali Anda mengirimkan email lagi kepadanya, apapun kiriman email Anda akan langsung dihapus karena dia sudah hafal dengan cara Anda dalam melakukan penawaran. Ingat untuk membuat calon pembeli Anda benar-benar mengerti apa yang Anda tawarkan, Anda harus memberikannya informasi secara step by step seperti pada materi sebelumnya

Dalam pengiriman email yang wajar, email yang Anda kirimkan kepada seseorang untuk bisa dibaca setidaknya tidak lebih dari 500 kata. Karena jika lebih dari itu, maka pasti orang akan mulai jenuh untuk membacanya apalagi jika Anda tidak menuliskan email tersebut secara rapi sehingga mudah dibaca. Perlu Anda ketahui, semakin panjang email yang Anda tulis maka Anda dituntut untuk membuat email tersebut mudah untuk dibaca dan tidak terlihat jenuh atau membosankan.

Lalu bagaimana caranya agar Anda bisa membuat email yang bersahabat dan menyenangkan untuk dibaca? Agar email Anda menarik untuk bisa dibaca, Anda harus membaginya dengan paragraf-paragraf dimana setiap paragraph berisi antara 5-6 kalimat saja.

Kemudian berikan sebuah baris kosong (tanpa tulisan) diantara paragraf tersebut untuk memperjelas pembagian paragraf dari email yang Anda tulis. Dengan begitu orang yang membaca email Anda akan lebih terfokus pada satu paragraf sebelum membaca paragraf selanjutnya, selain itu juga akan mempermudahnya dalam mencari kalimat terakhir yang dia baca ketika dia lupa untuk melanjutkan.

Lalu bagaimana jika email yang Anda tulis begitu panjang bahkan lebih dari 500 kata, apakah harus membentuk tulisan-tulisan itu dengan menggunakan paragraf? Anda bisa menggunakan paragraf untuk lebih rapi dalam menuliskan artikel yang panjang, namun jika artikel yang Anda tulis sudah lebih dari 500 kata, maka sebaiknya Anda membuat suatu link yang mengarah pada penjelasan Anda yang lebih rinci.

Link ini selain berfungsi untuk menyingkat artikel yang Anda tulis, juga bisa menarik perhatian dari pembaca email Anda. Kebanyakan pembaca email akan meng-klik dan melihat isi link ini karena mereka penasaran dengan informasi yang ada didalamnya.

Seperti yang Anda tahu, kelemahan email dalam penulisan sebuah artikel adalah sulitnya memasukkan gambar yang bisa mewakili tulisan yang cukup panjang. Nah jika Anda bisa mengarahkannya pada website Anda, maka Anda akan bisa membuat tulisan yang jauh lebih menarik dari apa yang Anda berikan pada email. Ya, Anda bisa dengan mudah memasukkan gambar yang mewakili artikel Anda, memasukkan animasi yang menarik perhatian, bahkan Anda juga bisa memasukkan video penjelasan mengenai apa yang Anda tawarkan kepada calon pembeli tersebut.

Lalu bagaimana cara membentuk tulisan yang mengarah pada sebuah link tersebut? Untuk membuatnya, Anda bisa menyingkat artikel yang Anda tulis atau dengan kata lain Anda cukup memberikan penjelasan sekilas saja. Anda tidak perlu khawatir jika penjelasan Anda akan kurang begitu dimengerti, karena itulah kemudian tambahkan link yang mengarah pada website Anda yang memberikan penjelasan yang lebih rinci dan tentunya lebih menarik dengan berbagai fasilitas media yang bisa Anda tambahkan didalamnya.

Misalkan Anda memberikan salah satu penjelasan mengenai masalah yang berhubungan kesehatan yaitu perawatan kulit, maka Anda bisa memberikan penjelasan tentang bagaimana kategori kulit yang baik dan bagaimana cara menjaganya. Anda tidak perlu menuliskan secara jelas satu-persatu tips dalam menjaga kulit, melainkan Anda cukup memberikan penjelasan singkat dan kemudian diakhiri berikan kata-kata seperti “untuk lebih lengkap tentang penjelasan kulit silahkan Anda berkunjung ke www.namawebsiteanda.com”. Nah mudah bukan?

Email, biasanya akan berisi lebih dari satu penjelasan permasalahan, jadi jika memang terpaksa Anda harus menuliskannya dalam bentuk panjang agar calon pembeli Anda benar-benar mengerti, maka gantikan tulisan panjang tersebut dengan penjelasan yang singkat dan sebuah link yang berisi penjelasan yang lengkap mengenai permasalahan tersebut.

Selamat mencoba!
READ MORE - Cara Menulis Email Marketing Yang Menjual

Cara Merancang Email Promosi

Mengapa Anda Tidak Boleh Mengabaikan Subyek Utama Anda

Perlu Anda ketahui, dalam mengirimkan email promosi Anda ada aturan-aturan yang perlu Anda pahami. Salah satu aturan itu adalah tetap pada subyek yang telah Anda tentukan sebelumnya.

Mempromosikan jasa atau produk melalui Email Marketing tidak bisa langsung dijelaskan secara rinci dan detail dalam 1 kali pengiriman email saja, tetapi Anda harus mengirimkannya beberapa kali agar orang yang Anda kirimi email itu benar-benar mengerti apa yang Anda tawarkan.

Nah, setiap email yang Anda kirimkan tentunya memiliki subyek yang berbeda-beda. Anda harus menyesuaikan isi dari email Anda sebaik mungkin dengan subyek yang telah Anda tentukan. Kesesuaian isi dengan subyek Anda ini akan sangat mempengaruhi minat dan tanggapan dari orang yang Anda tawari promo tersebut.

Untuk lebih jelas mengenai kesesuaian subyek ini, silahkan Anda lihat contoh berikut. Anda ingin menawarkan sebuah produk berupa suplemen kesehatan yang memiliki fungsi utama untuk menjaga stamina.

Nah tentunya Anda mengetahui juga bukan, bahwa jika produk Anda mampu untuk menjaga stamina maka produk Anda juga mampu untuk melakukan hal-hal lainnya yang saling berkaitan seperti menahan rasa lapar yang tentunya juga bermanfaat untuk diet.

Nah berikanlah beberapa informasi mengenai produk Anda ini sebelum Anda benar-benar menawarkannya secara langsung. Perlu Anda ingat, jika Anda sudah memberikan sebuah solusi yang dirasa sangat tepat oleh calon pembeli Anda, maka dijamin 99% orang tersebut pasti akan membeli produk yang Anda tawarkan tersebut. Dan tentukan pasti inilah yang Anda inginkan bukan?

Sekarang cobalah Anda buat perencanaan dalam pengiriman email Anda. Misalkan dengan contoh yang sebelumnya, Anda bisa membuat email dengan subyek pengenalan diri dan juga ucapan selamat datang kepadanya (calon pembeli) karena tentunya mereka pasti mendaftar di newsletter Anda bukan sebelumnya? Anda bisa membuat judul atau title seperti “Salam Kenal dan Selamat Datang di Tips Kesehatan Online” atau judul yang menarik sesuai dengan keinginan Anda.

Sekarang untuk isinya, silahkan Anda mengenalkan diri Anda terlebih dahulu kepada calon pembeli Anda. Sebutkan siapa diri Anda dan darimana Anda bisa mendapatkan email dari calon pembeli Anda tersebut, sehingga calon pembeli tidak merasa curiga atau menganggap Anda seorang penipu.

Setelah Anda mengenalkan diri, coba jelaskan sekilas mengenai apa yang ingin Anda tawarkan, usahakan penjelasan Anda ini mudah dimengerti dan juga membuat calon pembeli Anda tersebut merasa penasaran dan ingat sesuaikan dengan subyek yang telah Anda buat.

Kemudian untuk pengiriman email berikutnya Anda bisa menjelaskan mengenai tips-tips kesehatan kepada mereka baik dari sisi manapun juga asalkan sesuai dengan subyek yang Anda tulis.

Misalkan pada email ke-2 Anda mengirimkan tentang kesehatan wajah, maka Anda isi dari email yang Anda kirimkan tersebut harus berisi mengenai pembahasan tentang kesehatan wajah dan juga tips-tips dalam perawatannya. Jangan sampai Anda menjelaskan hal-hal lainnya apa lagi langsung menawarkan barang yang Anda miliki, karena dijamin calon pembeli Anda tersebut akan lari dan mem-blacklist Anda sebagai seorang spammer yang mencari keuntungan semata.

Begitu juga dengan email lainnya yang akan Anda kirimkan kepada calon pembeli hingga email Anda yang terakhir yang berisi tentang penawaran produk milik website. Dengan menyesuaikan email-email Anda dengan subyek utama yang sudah Anda tetapkan akan jauh mempermudah para calon pembeli Anda untuk memahami apa yang sebenarnya ingin dan sedang Anda tawarkan kepada mereka.

Semakin sesuai maka semakin mudah dimengerti, semakin mudah dimengerti maka akan membuatnya semakin menarik, dan akhirnya ketertarikan itulah yang akan berbuah dengan terbelinya produk yang Anda tawarkan kepada mereka.

Membuat isi yang sesuai dengan subyek utama adalah hal yang sangat penting karena dari situlah Anda bisa melihat pola email yang akan Anda kirimkan kepada calon pembeli.

Seperti yang Anda ketahui, untuk membuat calon pembeli Anda benar-benar mengerti penawaran yang Anda berikan, maka Anda harus menuntunnya secara step by step dan dengan menggunakan patokan subyek utama inilah Anda bisa dengan mudah membuat tutorial step by step yang akan Anda kirimkan melalui email.

Semakin mudah dimengerti oleh para calon pembeli Anda akan semakin mudah produk yang Anda tawarkan untuk terjual.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Cara Merancang Email Promosi

Cara Membuat Email Yang Menjual

10 Elemen Esensial Yang Harus Anda Masukkan Dalam Setiap Penawaran

Setelah Anda memahami begitu penting dan bermanfaatnya berpromosi lewat email, sekarang saatnya Anda untuk memahami hal yang lebih dalam lagi.

Sebenarnya dalam mengirimkan sebuah email promosi kepada rekan, teman atau orang lain, Anda tidak memerlukan teknik-teknik yang terbilang expert dan sulit. Anda cukup menggunakan kebiasaan Anda dalam mengirimkan email promosi tersebut.

Namun jika Anda menginginkan hasil yang jauh lebih cepat dan bahkan jauh lebih efektif, maka Anda harus bisa memahami teknik-teknik khusus dan rahasia yang sudah dibuktikan oleh para internet marketer kelas dunia kesuksesannya.

Teknik-teknik ini adalah teknik yang sangat mudah untuk dipahami dan dilakukan jadi Anda tidak perlu khawatir tidak bisa melakukannya. Ada sekitar 10 elemen atau teknik yang harus Anda sertakan dalam penawaran produk atau bisnis Anda melalui email, yaitu :

1. Berikan Judul atau Subjek yang Singkat dan Menarik

Dalam setiap penawaran yang Anda berikan, Anda harus memberikan sebuah subjek atau judul yang sangat menarik agar apa yang Anda kirimkan kepada mereka (calon pembeli produk anda) benar-benar akan dibaca.

Elemen ini sangat penting karena sekali saja judul yang Anda berikan ternyata tidak menarik bagi calon pembeli, maka yang terjadi adalah mereka akan langsung membuang email Anda pada bagian trash dan tentunya akan menghapusnya.

Salah satu contoh judul yang menarik adalah sebagai berikut : Pernah Anda tahu, bahwa menghasilkan Uang bisa Semudah Ini??

2. Berikan Isi yang Singkat dan Jelas

Dalam memberikan penawaran kepada calon pembeli Anda, Anda harus bisa menjelaskan sebenarnya apa yang Anda tulis dan apa manfaatnya bagi calon pembeli Anda tersebut. Namun Anda harus menjelaskan hal ini dengan cukup singkat, jangan sekali-kali memanjangkan penjelasan sampai ribuan kata karena pasti calon pembeli Anda akan merasa jenuh dan malas untuk membacanya.

Perlu Anda ketahui pada umumnya pemilik email rata-rata sangat malas membaca emailnya apabila dirasa tidak penting, tidak berguna dan sangat panjang untuk diungkapkan. Jadi Anda harus memastikan informasi yang Anda kirimkan benar-benar menarik, singkat dan jelas.

3. Berikan link-link yang berkaitan dengan Artikel yang Anda tulis

Saat Anda mengirimkan sebuah artikel atau informasi mengenai produk atau bisnis Anda, Anda harus menyertakan link tambahan dimana link tersebut akan mengarahkan calon pembeli ke tempat informasi yang lebih lengkap, misalnya pada halaman penjualan produk Anda.

Elemen ini sangat berguna apabila Anda ternyata tidak bisa menjelaskan secara rinci karena terlalu panjangnya informasi yang akan Anda sampaikan, jadi Anda bisa memanfaatkan link yang mengarah ke halaman yang berisi informasi yang lebih lengkap.

4. Berikan sesuatu yang Spesial

Setiap orang pasti menginginkan sesuatu yang gratis dan berguna bagi mereka. Usahakan Anda bisa memberikan sesuatu yang spesial seperti ebook-ebook gratis yang berkaitan dengan produk atau bisnis yang Anda tawarkan.

5. Berikan Penawaran khusus dari Produk Anda

Cobalah beberapa kali untuk memberikan penawaran khusus kepada calon pembeli Anda, dimana bila calon pembeli tersebut membeli produk Anda pada hari itu juga maka dia akan mendapatkan harga spesial yang jauh lebih murah dari harga aslinya. Cara seperti ini sering dipakai oleh para internet marketer seluruh dunia dan terbukti sangat berhasil dalam meningkatkan penjualan.

6. Berikan Bonus

Tawarkan bonus-bonus gratis berupa ebook eksklusif karangan Anda sendiri kepada calon pembeli Anda jika mereka jadi membeli produk Anda pada hari yang Anda tentukan.

7. Berikan segala sesuatu yang berhubungan dengan Produk Anda

Jangan lupa sertakan sesuatu yang berkaitan dengan produk Anda seperti link website yang berisi informasi lebih lanjut dan lengkap dan juga gambar-gambar promosi dari produk yang Anda jual kepada mereka. Buktikan pada mereka bahwa Anda benar-benar berniat menawarkan produk yang berkualitas kepada mereka.

8. Berikan contact anda

Berikan nomor kontak Anda seperti email atau mungkin nomor kantor atau hp pada setiap penawaran Anda, agar jika suatu saat calon pembeli Anda ingin bertanya kepada Anda sebelum membeli, Anda bisa menolongnya dan menanggapinya dengan segera.

9. Berikan tips-tips yang Menarik

Berikan tips-tips baik yang berkaitan dengan produk Anda atau diluar produk Anda yang bisa membuat calon pembeli Anda merasa bersemangat dan spesial. Tips-tips yang Anda berikan ini bisa membuat kepercayaan calon pembeli Anda meningkat secara drastis

10. Berikan Penawaran Produk Anda yang Berkaitan

Selain Anda menawarkan produk utama, Anda juga bisa menawarkan produk Anda lainnya yang masih berkaitan dengan produk utama yang Anda tawarkan sebelumnya. Misalkan Anda menawarkan produk utama mengenai “Mendapatkan Uang dari Internet”, maka Anda bisa menawarkan produk Anda lainnya yang masih berkaitan seperti “Mengolah Website menjadi Mesin Penghasil Pasif Income”.

Elemen terakhir ini tidak kalah pentingnya dengan elemen yang lainnya, karena tidak jarang para calon pembeli justru tertarik dengan produk lain atau sampingan yang Anda tawarkan baik karena minat, kecocokan atau juga harga yang cenderung lebih murah.

Dengan mempertimbangkan 10 elemen diatas, maka bisa dijamin Anda pasti bisa membuat email promosi yang berkelas, efektif dan juga berkualitas dimata calon pembeli Anda.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Cara Membuat Email Yang Menjual

Menggunakan Email Untuk Promosi

Mengapa Andapun Bisa Menulis Email Promosi Yang Menjual

Anda memiliki sebuah produk online yang sudah siap dijual kepada pengguna internet, pasti Anda akan membutuhkan sebuah promosi bukan agar produk Anda tersebut dilihat, dikenal, dipahami dan pada akhirnya dibeli oleh pengguna internet?

Setiap bisnis online apapun bentuknya baik itu merupakan suatu software, ebook atau bahkan produk sesungguhnya seperti suplemen kesehatan, pasti untuk membuatnya terjual dibutuhkan sebuah promosi dan itu bisa dilakukan oleh berbagai macam media.

Mulai dari media periklanan internet, media situs jejaring sosial, media omongan secara langsung sampai dengan media email. Namun dari beberapa media diatas kira-kira manakah yang menurut Anda merupakan media yang paling baik dan paling mudah dalam penggunaannya?

Menggunakan media periklanan diinternet mungkin adalah hal yang cukup mudah bagi orang-orang yang pernah mengenal dan mencoba media periklanan ini. Namun bagi orang yang masih cukup awam media ini sedikit terlihat membingungkan. Media periklanan internet ini dibagi menjadi 2 yaitu media periklanan gratis dan media periklanan yang berbayar.

Pada media periklanan yang gratis Anda bisa leluasa menggunakan media iklan ini tanpa dikenai biaya, namun Anda harus bersaing dengan ribuan bahkan ratusan ribu orang agar bisa mendapatkan tempat pertama di media periklanan gratis tersebut. Sehingga karena banyak orang yang menggunakannya iklan yang Anda pasang kemungkinan besar hanya bisa dilihat oleh sedikit orang saja atau bahkan belum dilihat sama sekali.

Sedangkan pada media periklanan berbayar Anda bisa mendapatkan tempat pertama yang memungkinkan untuk dilihat oleh lebih banyak orang, tapi sayangnya rata-rata media periklanan semacam ini membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Menggunakan situs jejaring sosial mungkin menjadi solusi Anda selanjutnya dalam mempromosikan produk yang Anda miliki. Namun untuk bisa sukses berjualan di situs jejaring sosial Anda harus memiliki banyak teman dan juga bersaing dengan beberapa orang yang mungkin memiliki produk yang sama dengan Anda.

Anda tidak bisa dengan cepat memperoleh hasil melalui situs jejaring sosial ini, karena Anda harus membangun pondasi yang sangat kuat terlebih dahulu baru Anda bisa mulai menjalankan bisnis Anda.

Menggunakan media omongan mungkin adalah hal yang paling sering Anda lakukan, tapi pertanyaannya cukup beranikah Anda untuk menyampaikan barang yang Anda jual kepada rekan-rekan atau teman Anda? Kebanyakan orang justru tidak berani melakukan hal ini karena masalah malu ataupun gengsi diantara teman-teman mereka, sehingga hal ini bisa dikatakan percuma saja.

Dan yang terakhir menggunakan media email. Siapa yang tidak mengenal tentang email? Rata-rata pengguna internet didunia pasti tidak asing dengan istilah yang satu ini dan itu pasti termasuk juga Anda. Ya, dengan menggunakan email Anda bisa mengirimkan pesan kepada siapapun yang Anda mau walaupun Anda berada di tempat yang jauh sekalipun.

Pada kenyataannya, setiap pengguna internet pasti tidak akan terlepas oleh email mereka dan setidaknya rata-rata pengguna internet pasti membuka email mereka minimal 1-2 dalam seminggu.

Email kini sudah menjadi media dasar yang wajib diinternet. Anda tidak percaya? Coba saja Anda lihat pada setiap pendaftaran program pada sebuah situs seperti game online, situs jejaring sosial dan lainnya pasti untuk bisa menyelesaikan proses pendaftaran itu dibutuhkan sebuah media yaitu adalah email.

Tanpa email Anda tidak akan bisa mendaftar untuk menjadi member dari program tersebut dan inilah bukti yang paling kuat bahwa media email adalah media yang paling dasar dan rata-rata dimiliki oleh pengguna internet.

Berpromosi menggunakan email bisa dikatakan sangat mudah atau bahkan sama sekali tidak membuang waktu Anda. Mengapa? Anda pasti sering bukan menggunakan email dan mengirim email ke orang lain? Ya hanya seperti itu sajalah cara penggunaannya media email ini.

Jika Anda bisa menggunakan email maka sudah lebih bagi cukup bagi Anda untuk bisa mempromosikan bisnis Anda melalui email ini.

Untuk mempromosikan bisnis atau produk Anda melalui email ini, Anda tidak perlu untuk belajar kepada seorang expert yang rata-rata malah menyarankan Anda untuk menggunakan kata-kata yang formal dan resmi. Justru dengan menggunakan kata-kata yang non-formal yang biasa Anda gunakan, Anda bisa mempromosikannya lebih efektif.

Bagaimana bisa begitu?

Coba Anda perhatikan ilustrasi berikut, Anda mendapatkan 2 orang teman yang memiliki cara berbicara yang berbeda namun mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin menawarkan sebuah bisnis yang menurut mereka sangat bagus. Teman Anda yang pertama menawarkan bisnis kepada Anda dengan cara yang formal, resmi namun terkesan kaku seolah-olah Anda disini dianggap sebagai calon pembeli.

Teman Anda yang kedua menawarkan bisnis yang sama kepada Anda dengan cara yang biasa saja, yaitu seperti cara dia berbicara kepada Anda biasanya.

Nah kira-kira dari kedua orang ini manakah yang akan Anda pilih? Mungkin akan ada yang memilih bergabung dengan teman yang pertama, tapi perlu Anda ketahui teman kedua Anda menawarkan bisnis kepada Anda dengan bahasa yang non-formal rata-rata adalah tipikal orang yang jujur dan sangat terbuka dengan Anda.

Buktinya dia tidak memiliki gengsi bukan saat menawarkan bisnis itu kepada Anda?
Nah hampir rata-rata orang yang ada diinternet justru sangat menyukai bentuk penawaran yang bersifat non-formal karena terkesan jujur dan terlihat lebih friendly atau bersahabat.

Karena itu tidak heran jika media email menjadi media yang sangat handal dan Anda pasti bisa mempromosikan bisnis atau produk Anda kepada orang yang ingin Anda tawarkan melalui media email ini.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Menggunakan Email Untuk Promosi

Email Marketing Yang Optimal

Menggunakan Otomatisasi Untuk Membuat Penawaran Tampak Personal

Setiap orang yang menerima email yang Anda kirimkan kepadanya pasti menginginkan sesuatu yang berharga, baru, belum mereka pahami dan menarik dimata mereka. Ini adalah hal yang maklum dan rata-rata pengguna internet didunia pasti menginginkan sesuatu yang berkualitas dimata mereka dan tentunya gratis

Nah sekarang saatnya Anda membuat orang-orang tersebut (pemilik email) merasa bahwa Anda benar-benar memanjakan dan juga memperhatikan dia dengan memberikan sesuatu yang bersifat eksklusif baginya.

Agar Anda lebih jelas, sekarang coba Anda menukar posisi Anda sebagai seorang pemilik email yang sudah mendaftar pada sebuah newsletter tentang mencari uang dengan website Anda. Nah pemilik newsletter tersebut selalu mengirimkan sebuah email yang berisi informasi yang tidak bisa Anda dapatkan secara umum diinternet, selain itu pemilik newsletter tersebut juga mengatakan kepada Anda bahwa Anda bisa menghubunginya melalui email, hp, ataupun YM (Yahoo Messenger – Chatting) secara personal dan dia siap membantu segala kesulitan Anda.

Sekarang kira-kira apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan membuang peluang untuk mendapatkan ilmu yang terbilang jarang tersebut dan mengatakan bahwa Anda lebih pintar darinya? Ataukah Anda akan mengambil kesempatan besar itu dab berpeluang besar untuk meraih kesuksesan yang sama dengan dia?

Tentu saja jika Anda berpikir secara logis, positif dan benar maka Anda akan mengambil kesempatan itu bukan? Ya, ingat ada sebuah pepatah yang sampai saat ini selalu menjadi motto di diri setiap internet marketer yang sudah meraih sukses besar, yaitu kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya.

Tentunya setelah Anda sering menerima informasi darinya, Anda akan semakin percaya bukan kepada pengirim newsletter tersebut? Dan ketika suatu saat pemilik newsletter tersebut menawarkan produk eksklusif yang dia buat sendiri dengan harga yang sangat murah maka Anda akan membelinya juga bukan?

Ya, ini dikarenakan Anda sudah percaya penuh kepada pemilik newsletter tersebut.
Nah pada materi kali ini Anda akan diajarkan bagaimana Anda bisa membuat para member dari newsletter Anda merasa Anda adalah orang yang sangat spesial yang mampu memberikan segala kebutuhan informasi-informasi yang sangat langka kepada mereka.

Sehingga pada akhirnya mereka akan percaya kepada Anda dan mau untuk mengikuti saran Anda untuk segera membeli produk yang Anda tawarkan.

Untuk bisa melakukan ini, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat target Anda kepada para member newsletter tersebut. Buatlah sebuah target dimana Anda akan membuat para member newsletter Anda selalu menunggu-nunggu artikel atau informasi yang Anda kirimkan ke email mereka.

Perlu Anda ketahui, untuk membuat informasi yang menarik Anda harus membuat informasi yang berdasarkan pengalaman Anda sendiri sehingga nantinya para member newsletter Anda akan merasa bahwa dirinya juga bisa melakukannya sama seperti Anda.

Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini, Anda bisa mengikuti langkah-langkah dibawah :

1. Sebelum Anda mulai mengirimkan email newsletter Anda kepada para member Anda, buatlah email yang berisi informasi yang menarik seperti mengenai pengalaman pribadi Anda agar bisa meningkatkan semangat mereka untuk mengikuti email-email yang Anda kirimkan selanjutnya.

2. Buatlah sebuah informasi yang menggunakan kata-kata yang eksklusif dimana seolah-olah Anda berbicara langsung kepada mereka. Anda jangan menggunakan kata-kata yang terlalu formal karena ini akan seperti tutorial yang tentunya akan membuat mereka bosan, gunakan kata-kata non-formal tapi sopan agar mereka bisa terbawa dengan suasana dan seolah-olah berbicara langsung dengan Anda.

3. Berikan informasi di setiap akhir informasi yang Anda tulis tentang apa yang akan Anda berikan untuk kemudian hari kepada mereka, sehingga mereka akan merasa penasaran dan akan menunggu informasi yang akan Anda berikan.

4. Setelah Anda selesai menyiapkan segala sesuatunya tentang email newsletter Anda, sekarang saatnya Anda mengirimkan email newsletter Anda kepada para member Anda. Ingat kirimkan email newsletter Anda ini sekitar 1-2 kali saja setiap minggunya agar tampak lebih eksklusif, penting dan berkualitas.

5. Untuk membuat email newsletter Anda seolah-olah terlihat personal, tambahkan ebook gratis hasil karangan Anda sendiri yang berisi informasi yang singkat namun sangat penting dan langka.

6. Setelah Anda melakukan ini selama beberapa minggu (sekitar 6-8 minggu), cobalah sesekali untuk menawarkan barang atau produk Anda dengan harga yang sangat murah namun harga tersebut bisa didapatkan apabila member Anda tersebut membelinya pada hari itu juga.

Dengan membuat email newsletter yang tertarget dan juga bersifat personal ini, akan membuat para member Anda akan merasa bahwa Anda benar-benar memperhatikan mereka yang tentunya akan meningkatkan kepercayaan mereka kepada Anda. Dan ini akan membuat penjualan produk Anda kepada mereka akan menjadi jauh lebih mudah.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Email Marketing Yang Optimal

Jumat, 11 Maret 2011

Jangan Lakukan Spamming

10 Aturan Dasar Yang Harus Anda Ikuti Untuk Menghindari Tuduhan Melakukan Spamming

Dalam melakukan pengiriman email, sering kali para internet marketer yang masih awam tidak mempertimbangkan apakah email yang mereka kirim itu benar-benar berguna ataukah justru akan membuat sang pemilik email merasa terganggu.

Perlu Anda ketahui, setiap orang memiliki sebuah privasi dimana mereka memiliki hak untuk menentukan apakah sesuatu yang mereka terima itu baik atau tidak bagi mereka.
Nah, sebuah email sama dengan istilah kotak pos atau kotak surat milik Anda.

Bagaimanakah perasaan Anda jika ternyata selalu ada yang mengirimi kotak surat Anda dengan hal-hal yang tidak Anda sukai dan ini berulang-ulang? Anda pasti akan merasa jengkel dan kesal bukan? Mungkin Anda akan segera menutup kotak surat Anda saat it juga.

Didalam pengiriman email hal ini juga berlaku dan kejadian ini biasa disebut dengan spam. Agar email yang Anda kirimkan tidak dianggap spam dan mengganggu bagi orang yang menerimanya, Anda harus memahami 10 aturan dasar anti spam email, yaitu :

1. Hanya mengirimkan email kepada orang yang mendaftar

Dalam aturan pengiriman email non spam yang baik, Anda harus mengirimkan email-email penawaran yang berikan hanya kepada orang yang terdaftar menjadi subscriber newsletter Anda.

Orang yang sudah mendaftar menjadi subscriber newsletter Anda adalah orang yang sudah siap untuk menerima apapun informasi ataupun penawaran yang akan Anda berikan Tidak mungkin orang tersebut mendaftar menjadi subscriber Anda bila tidak tertarik dengan informasi yang Anda berikan bukan?

Dengan mengirimkan email hanya kepada orang yang terdaftar saja, berarti Anda sama halnya membagikan informasi kepada para member Anda yang selalu siap menerimanya setiap saat.

2. Mengirimkan Email yang berbeda

Usahakan ketika Anda mengirimkan email kepada orang lain, email yang Anda kirimkan berbeda dengan email yang Anda kirimkan sebelumnya. Jangan mengirimkan email yang sama hingga 2 kali atau lebih, karena ini pasti akan mengganggu privasi pemilik email tersebut.

Sebagai contoh, Anda sudah mengirimkan email tentang bagaimana cara mudah menghasilkan uang dengan menggunakan website atau blog, maka selanjutnya cobalah kirimkan email yang berbeda atau bisa juga yang cukup berkaitan seperti email yang berisi tentang jenis-jenis website atau blog yang bisa menghasilkan banyak uang

3. Mengirimkan Email sebanyak 1-2 kali per minggu

Dalam mengirimkan email kepada orang lain, Anda juga harus mempunyai aturan dan tidak terkesan brutal. Sering kali para internet marketer yang masih awam mengirimkan email kepada para calon pembelinya hingga 2-3 kali dalam 1 hari dan tentunya ini akan membuat kesan bahwa Anda ingin memaksanya untuk melakukan sesuatu seperti membeli produk yang mereka tawarkan.

Anda harus bisa bersabar dalam hal ini, buatlah langkah-langkah yang mudah yang bisa membuat calon pembeli Anda bisa benar-benar membeli produk Anda dan kemudian kirimkan email tersebut secara bertahap sekitar 1-2 kali dalam seminggu. Sehingga ini akan membuat sang pemilik email merasa email Anda begitu berharga karena hanya Anda kirimkan 1-2 kali saja dalam seminggu.

4. Mengirimkan Email yang berisi Informasi yang menarik

Agar pemilik email tertarik untuk membuka email yang Anda kirim, Anda harus menyajikan informasi yang menarik, baru dan mudah dimengerti. Sekali Anda bisa membuat email yang seperti itu dimata pemilik email, maka untuk selanjutnya pasti mereka akan menunggu email Anda lagi.

5. Hindari email yang berisi informasi penawaran penjualan secara langsung
Kesalahan terbesar internet marketer adalah mengatakan hal penjualan to the point tanpa berusaha mengungkapkan apa yang bisa didapatkan produk yang mereka jual tersebut. Ya, setiap orang membutuhkan waktu untuk memahami tentang produk yang Anda jual kepada mereka dan ini selalu bertahap. Jadi jika Anda tidak ingin pemilik email tersebut mem-blacklist anda, maka jangan sekalipun melakukan hal yang satu ini.

6. Hindari mengirim email secara banyak sekaligus

Pernahkah Anda melihat sebuah email yang dikirim kepada Anda ternyata pada bagian to-nya berisi banyak sekali email-email lainnya selain email kita? Ya jika Anda melihatnya maka ini 100% sudah bisa dikategorikan sebagai spam. Dan akibatnya bagi mereka yang sudah memahami tentang ini akan segera mem-blacklist Anda dan bahkan mungkin menghapus Anda dari daftar kontak email mereka, bahaya bukan?

7. Hindari mengirimkan email yang berisi link-link saja

Jika Anda berniat mengirimkan email kepada seseorang, jangan hanya memberikan link-link saja, jelaskan secara singkat apa yang ada didalam link tersebut agar para pemilik email bisa mengetahui apa yang sebenarnya Anda tunjukkan. Perlu Anda ketahui rata-rata pemilik email adalah orang awam, jadi Anda harus bisa membuat mereka mengerti dan tertarik dengan apa yang Anda bicarakan.

8. Hindari mengirimkan email yang tidak sesuai dengan topik utama anda

Ya, mungkin ini adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan seorang internet marketer. Disaat mereka membuka topik utama mengenai mencari uang dengan website Anda pada newsletter mereka, sering kali mereka juga menyisipkan hal-hal lain yang tidak berhubungan dan tentunya akan semakin membuat pemilik email bingung. Contohnya memberikan penawaran penjualan tentang produk-produk kesehatan.
Bayangkan jika Anda yang menjadi seorang pemilik email yang rutin menerima newsletter semacam ini, apakah yang Anda lakukan? Mungkin satu jawaban yaitu bingung dan mungkin Anda akan mem-blacklistnya.

9. Berikan keterangan pada setiap email anda, dari manakah Anda mendapatkan email orang tersebut.

Setiap orang tidak lepas dari yang namanya lupa, jadi ketika Anda mengirimkan email newsletter kepada mereka, usahakan untuk memberikan alasan dari manakah Anda mendapatkan email mereka pada bagian bawah atau lebih dikenal dengan signature. Dengan memberikan penjelasan tambahan tersebut, maka pemilik email bisa mengingat-ingat tentang newsletter yang pernah mereka daftar dulu.

10. Hanya mengirimkan email dengan isi yang singkat jelas

Ingat, bahwa Anda mengirimkan sebuah informasi melaui email jadi Anda harus mengirimkan informasi singkat dan jelas. Email yang berisi penjelasan yang panjang hanya akan membuat sang pemilik email bosan yang tentunya menyebabkan email tersebut tidak dibaca. Dan hasilnya, ketika email kedua yang berkaitan dengan email sebelumnya dikirimkan, pemilik email tersebut tidak paham karena dia tidak memahami apa isi email yang Anda kirimkan sebelumnya.

Namun jika Anda bersikeras bahwa informasi yang Anda tunjukkan cukup banyak, maka Anda bisa menggunakan link yang bisa mengarahkan pemilik email tersebut pada informasi yang ingin Anda tunjukkan.

10 aturan dasar ini penting untuk Anda pelajari, karena inilah pondasi dasar dalam aturan pengiriman email yang bersifat menjual atau marketing.

Tanpa pondasi ini Anda akan kesulitan dalam mengelola para member newsletter Anda yang tentunya selalu menginginkan informasi yang terbaik dari Anda.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Jangan Lakukan Spamming

Etika Berkirim Email

Pilih “Single” atau “Confirm” Opt-in?

Semua email Opt - in merupakan email yang dikehendaki oleh penerimanya. Namun, ketika Anda men-setup list baru untuk subscriber, Anda akan diminta untuk memilih salah satu dari dua jenis pilihan opt-in. Ada single opt-in dan confirmed/double opt-in.

Apa yang dimaksud masing-masing pilihan tersebut?

Single opt-in merupakan pilihan dimana ketika subscriber selesai mengisi form subscriber yang Anda sediakan, secara otomatis akan ditambahkan pada daftar subscriber sebagai alamat yang akan dikirim email. Penambahan subscriber tersebut dilakukan langsung tanpa melalui berbagai proses verifikasi dan konfirmasi lainnya.

Single opt-in merupakan salah satu cara membangun list yang banyak tanpa memberikan kesempatan kepada subscriber untuk berfikir ulang. Semua proses subscribe langsung dianggap persetujuan dari calon penerima.

Confirm opt-in, tidak seperti single opt-in, memerlukan validasi alamat email terlebih dahulu dari subscriber. Validasi dilakukan saat subscriber selesai mengisi form subscribe. Saat itu juga dengan email responder, alamat email yang dimasukkan di validasi.

Caranya, email responder mengirim email konfirmasi untuk mengetahui alamat email tersebut benar-benar valid. Apabila hasilnya valid, tinggal menunggu apakah email tersebut di subscribe oleh pemiliknya atau bukan.

Pada email validasi, disebutkan kepada penerima, bahwa apabila email tersebut memang benar didaftarkan pada form subscriber oleh pemiliknya, maka diharap melakukan konfirmasi agar dimasukkan ke dalam daftar atau list subscriber.

Biasanya dengan mengklik link yang disediakan. Namun apabila bukan, maka pemiliknya tidak perlu melakukan proses konfirmasi agar tidak dimasukkan pada daftar atau list subscriber. Oleh karena itu, email validasi tersebut juga difungsikan sebagai konfirmasi akhir, untuk menentukan apakah memang penerima berkehendak menerima email selanjutnya atau tidak.

Anda dapat memilih salah satu tipe email opt-in di atas. Baik single opt-in maupun confirmed atau double opt-in, tergantung pertimbangan yang Anda buat. Pertimbangan yang paling jelas, harus didasarkan pada kebutuhan Anda. Apakah Anda membutuhkan subscriber dari segi kuantitas atau kualitas. Single opt-in akan sangat unggul dalam pencapaian kuantitas subscriber, sedangkan confirm opt-in unggul dalam pencapaian kualitas subscriber. Pertimbangkan tujuan dan kebutuhan Anda, Dan pilih yang sesuai.

Untuk membantu pertimbangan Anda dalam memilih, di bawah ini terdapat beberapa aspek yang menjadi kelebihan dan kekurangan confirm opt-in. Kelebihan confirm opt-in dapat Anda artikan sebagai kekurangan single opt-in, dan demikian sebaliknya.

Kelebihan menggunakan confirm opt-in :

1. Anda memiliki list subscriber dengan alamat email yang benar-benar valid. Anda akan terhindar dari pengiriman yang salah alamat, karena dalam validasi akan diketahui apakah alamat email tersebut disubscribe oleh pemiliknya atau bukan. Sehingga kinerja email marketing akan tepat sasaran.

2. Anda dapat meminimalisir potensi terkena tuduhan spam. Apalagi, dalam email validasi disediakan link konfirmasi yang akan mengarahkannya sebagai respon bahwa email tersebut memang diinginkan penerima yang sekaligus pemiliknya, dan bukan spam.

3. Anda memiliki potensi lebih besar untuk mendapatkan respon dari setiap email yang dikirimkan. Sebab email dari Anda memang dikehendaki dan kemungkinan besar memang dibutuhkan penerimanya. Jadi setiap subscriber yang telah melalui tahap konfirmasi dapat dikategorikan sebagai calon konsumen Anda yang potensial.

Kekurangan menggunakan confirm opt-in adalah proses validasi dan konfirmasi dalam tahapan subscribe dapat berpotensi menurunkan jumlah calon konsumen Anda. Kenapa demikian? Proses konfirmasi memberikan peluang kepada subscriber untuk berpikir dua kali. Dalam arti apabila sebelumnya subscriber bersedia menerima email Anda, setelah mereka menerimanya mereka jadi enggan melakukan konfirmasi.

Dengan begitu Anda berpeluang kehilangan calon konsumen. Selain itu, pada proses konfirmasi ada kemungkinan subscriber salah melakukan klik. Sehingga proses konfirmasi gagal dan secara otomatis list Anda tidak akan bertambah.
Dari berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki kedua jenis email opt-in tersebut, seperti yang telah dibahas di atas, Anda dapat memilihnya dengan mempertimbangkan kebutuhan.

Apabila kuantitas menjadi kebutuhan marketing Anda, pilihlah single opt-in. Namun apabila Anda menginginkan subscriber yang benar-benar tertarik dengan email dari Anda, dengan kata lain subscriber berkualitas yang menjadi kebutuhan Anda, maka confirm opt-in harus menjadi pilihan.

Namun di luar pertimbangan di atas, sebagai referensi tambahan, Anda harus selalu memastikan bahwa email marketing yang Anda kirimkan terbebas dari spam. Sebab apabila itu terjadi, apa yang Anda lakukan akan menjadi sia-sia. Jadi, berusahalah semaksimal mungkin untuk meminimalisir kemungkinan Anda ter-filter sebagai spam.

Karena seberapa pun banyaknya jumlah subscriber yang Anda dapat, tidak akan memberikan respon seperti yang Anda harapkan apabila pesan Anda hanya masuk ke dalam kotak bulk/spam saja pada alamat email penerimanya.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Etika Berkirim Email

Kamis, 10 Maret 2011

Tentang Email Opt-in

Apa Itu Email Opt-In?

Email opt-in merupakan salah satu bentuk email yang digunakan dalam email marketing. Email opt-in bisa Anda gunakan agar Anda terhindar dari tuduhan spam. Dengan email opt-in, pesan yang Anda kirim memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk dibaca penerima karena akan masuk ke dalam inbox.

Sedangkan pesan yang dikategorikan spam akan masuk ke bulk email, pesan tersebut akan segera dihapus penerima tanpa membacanya terlebih dahulu. Bahkan dalam penyedia layanan email tertentu, spam akan langsung di filter.

Sekarang, apa yang dimaksud email opt-in, dan bagaimana caranya agar email marketing yang Anda kirimkan dikategorikan email opt-in?

Untuk mengirimkan email marketing, Anda akan kesulitan apabila mengirimkannya satu per satu. Dalam artian Anda secara manual mengirimkan satu per satu email ke satu demi satu alamat email. Walaupun cara manual tersebut merupakan cara paling aman agar terbebas dari tuduhan spam.

Namun cara manual akan merepotkan apabila Anda menghendaki untuk mengirim ke ribuan bahkan jutaan alamat email. Oleh karena itu Anda membutuhkan jasa pengiriman email, atau Anda mengirimkannya menggunakan software. Namun, cara pengiriman seperti itu sangat rentan dikategorikan spam.

Opt-in dapat diartikan bahwa calon penerima menghendaki untuk menerima email dari Anda. Persetujuan dari calon penerima bisa Anda dapatkan melalui proses email subscribe, melalui form email subscriber pada halaman web Anda. Jadi Anda mengirim email hanya kepada orang yang memang memberikan alamat emailnya untuk mendapat kiriman pesan dari Anda.

Setiap pengunjung yang melakukan subscribe, Anda susun menjadi daftar alamat email yang akan Anda kirim. Tentu jumlah yang didapat akan bergantung pada bagaimana cara Anda membujuk pengunjung untuk melakukan subscribe. Semakin baik Anda membujuk mereka, semakin panjang list yang dapat Anda jadikan sasaran.

Subscribe yang masuk akan secara otomatis didaftarkan pada direktori di server penyedia layanan pengiriman email. Kemudian server akan mengirimkannya secara langsung ke semua alamat yang ada di list.

Namun, seperti yang disebutkan di atas, pengiriman yang dilakukan secara langsung ke berbagai alamat tetap saja dapat dikategorikan bulk (pengiriman sekaligus). Dan pada akhirnya masih memposisikan email Anda pada kemungkinan dikategorikan spam. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya agar email tersebut benar-benar dikategorikan email opt-in?

Konten atau isi email merupakan salah satu yang dapat meyakinkan bahwa email yang diterima merupakan opt-in. Seperti yang dibahas pada bagian sebelumnya, email marketing biasanya hanya berisi iklan.

Dan pesan iklan merupakan pesan yang paling dicurigai spam. Oleh karena itu Anda dapat menyiasatinya dengan cara membuat konten yang kreatif. Misalnya Anda mengirimkan pesan dalam format newsletter.

Newsletter akan dibaca sebagai sesuatu yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi penerimanya. Oleh karena itu, mengirimkan email marketing dalam format newsletter akan dipercaya sebagai email opt-in oleh penyedia layanan email penerima seperti yahoo atau gmail.

Sebagai tujuan marketingnya, Anda dapat menempelkan konten iklan yang memikat sebagai bagian dari newsletter tersebut. Dengan begitu, iklan Anda akan dapat tersampaikan kepada penerima.

Sebagai kesimpulan dari pembahasan di atas, agar email marketing yang kita kirimkan dikategorikan opt-in, yang pertama harus Anda lakukan adalah mengumpulkan restu dari calon penerima melalui email subscriber.

Namun bukan itu saja. Agar email Anda benar-benar tidak dicurigai sebagai spam, hindari mengirimkan email yang hanya berisi pesan iklan. Gunakan kreatifitas Anda untuk membuat email yang memiliki konten yang bermanfaat bagi penerimanya. Karena email yang bermanfaat seperti newsletter misalnya, akan lebih meyakinkan dan diasumsikan memang diminta oleh pemilik alamat email.

Dengan begitu, email Anda akan memiliki peluang lebih besar dikategorikan sebagai email opt-in, dan terbebas dari tuduhan spam.

Demikian semoga bermanfaat, jika Anda mau berpenghasilan sampingan lewat internet yang bisa lebih besar dari penghasilan utama Anda saat ini, pelajari caranya di sini Mr. Actionclub.com, semoga berhasil.
READ MORE - Tentang Email Opt-in